BAB 5
SISTEM PEREDARAN DARAH
Sistem
sirkulasi manusia:
a.
Sistem peredaran darah,fungsi
·
Mensuplai O2 dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh
jaringan tubuh
·
Membawa gas CO2 ke paru”
·
Mengembalikan sisa metabolisme ke ginjal untuk disekresikan
·
Menjaga suhu tubuh
·
Mendistribusikan hormon” untuk mengatur fungsi sel” tubuh.
b.
Sistem limfatik,fungsi
·
Mengalirkan cairan intersitial
·
Mentranspor lemak dari makanan
·
Menfasilitasi reaksi imun
JENIS-JENIS PEREDARAN DARAH
A.
Berdasarkan pembuluh darahnya ,peredaran darah makhluk hidup di
bedakan menjadi 2 yaitu:
·
Peredaran darah terbuka adalah peredaran darah yang tersebar
keseluruh tubuh keluar dari pembuluh darah.
·
Peredaran darah tertutup adalah perputaran darah dari jantung ke
seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung dan selalu berada di dalam pembuluh
darah.
B.
Berdasarkan jarak perputarannya,yaitu:
·
Peredaran darah kecil adalah perputaran darah dari jantung ke paru
“ dan kembali lagi ke jantung
·
Peredaran dara besar adalah peredaran darah dari jantung ke seluruh
tubuh dan kembali lagi ke jantung.
>peredaran
darah tunggal adalah 1 kali melewati
jantung dalam sekali beredar.
>peredaran
darah ganda adalah 2 kali melewati
jantung dalam sekali beredar.
DARAH
·
daRah tersusun dari 2 bagian yaitu plasma darah(55% )dan sel
darah(45%)
·
perbandingan bagian yang padat dan cair ini disebut nilai
hematokrit
·
nilai hematkrit bervariasi normalnya,40-50%
C.
sel darah ada 3 macam yaitu:
a.
sel darah merah(eritrosit)
·
eritrosit berfungsi untuk mengangkut oksigen
·
berbentuk pipih ,cekung di bagian tengahnya dan tidak berinti
·
setiap 1 mm3 darah mengandung
5 juta
eritrosit
·
eritrosit mengandung hemoglobin(Hb)yaitu suatu senyawa protein yang
mengandung unsur besi.
·
Hb berfungsi mengangkut oksigen dari paru” dan mengedarkannya ke
seluruh jrngan tbuh
·
Eritrosit dibentuk oleh sumsum merah tulang pipih.setelah berumur
120 hari,maka
sel menjadi usang.dapat dirombat oleh hati dan limpa
·
Di dalam hati ,Hb diubah menjadi zat warna empedu
(bilirubin).sdngkan unsur besi di Hb di gunakan lagi untuk membuat eritrosit
baru
b.
sel darah putih(leukosit)
·
berfungsi untuk membunuh bibit penyakit dan membentuk zat antibodi
·
leukosit bening tidak berwarna dan bentuknya tidak tetap seperti
amoeba
·
setiap 1 mm3 darah terdapat 8.000 leukosit
·
memiliki 2 macam bentuk yaitu agranulosit(monosit dan
limfosit),granulosit(neutrofil,basofil,eosinofil)
c.
keping” darah(trombosit)
·
berfungsi untuk pembekuan darah
·
berbentuk kecil,tidak beratur ,dan tidak berinti .Setiap 1 mm3
darah terdapat
250.000
trombosit
·
memiliki enzim trombokinase
·
apabila darah keluar karena terluka,maka trombozit akan pecah
·
enzim trombokinase keluar dari trombozit ,karena pengaruh
ion kalsium dalam darah .enzim trombokinase akan mengubah protombin
menjadi trombin
·
trombin akan mengubah fibrinogen menjadi benang” fibrin
·
benang” fibrin menyebabkan luka tertutup dan tidak mengeluarkan
darah terus menerus.
skema pembekuan darah :
mengeluarkan faktor
anti haemofia
trombosit pecah tromboplastin atau trombokinase
vitamin K ion Ca
protrombin trombin
fibrinogen fibrin
proses
pembekuan darah karena terluka :
a.
kulit terpotong dan pembuluh darah pecah ,keping: darah menembus
dinding pembuluh darah.
b.
Bahan” kimia dibebaskan oleh keping” darah ,bereaksi dengan senyawa
t pada plasma .Serabut” dihasilkan untuk menjebak keluarx sel” darah
Tabel perbandingan antara eritrosit,leukosit,dan trombosit
|
No.
|
Faktor pembeda
|
eritrosit
|
leukosit
|
trombosit
|
|
1.
|
Tempat produksi
|
Sumsum tulang
|
Sumsum tulang dan buku limfa
|
Sumsum tulang
|
|
2.
|
Jumlah
|
5.000.000/mm3
|
7.000/mm3
|
250.000/mm3
|
|
3.
|
Ukuran
|
7,5
|
5-9
|
2-4
|
|
4.
|
Bentuk
|
Cakram bironkraf
|
Tidak beraturan
|
Tidak beraturan
|
|
5.
|
Struktur
|
Tanpa nukleus dan mempunyai hemoglobin
|
Mempunyai nukleus dan tidak mempunyai hemoglobin
|
Tanpa nukleus dan tanpa hemoglobin
|
|
6.
|
Fungsi
|
Membawa oksigen dari paru” ke seluruh tubuh
|
Fagosit memakan kuman dan limfosit menghasilkan antibodi untuk membunuh
kuman
|
Pembekuan darah.
|
Fungsi darah :
1.
Sebagai alat pengangkut
a.
Eritrosit berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru” ke
jantung dan ke seluruh tubuh
b.
Plasma darah mengangkut:
1)
Sari makanan dari usus ke hati kemudian keseluruh tubuh
2)
Karbondioksida dari jaringan tubuh ke paru”
3)
Urea dari hati ke ginjal untuk dikeluarkan
4)
Hormon dari kelenjar hormon keseluruh tubuh
2.
Leukosit berfungsi untuk membunuh bibit “ penyakit
3.
Trombosit berfungsi untuk pembekuan darah
4.
Menjaga kestabilan suhu tubuh,suhu tubuh manusia berkisar 370 C,walaupun
suhu lingkungan meningkat atu menurun
.Hal ini dikarenakan penyebaran energi panas yang secara merata di lakukan oleh
darah.
PLASMA DARAH
·
Plasma atau cairan darah terdiri atas 90%air ,8%protein (terdiri
dari albumin,hormon,glubulin,protrombin,dan hebrinogen),0,9% mineral terdiri
atas (natrium bikarbonat,kalsium,fosfor,mg,dan besi),0,1% bahan
organik(glukosa,lemak,urea,asam urat,asam amino,enzim dan anti gen).
·
Protein yang larut dalam dara disebut protein darah.
·
Protein protein darah yang penting antara lain hormon,fibrinogen,globulin,albumin.
·
Hormon penting untuk kerja fisiologi alat tubuh
·
Fibrinogen penting untuk proses pembekuan darah
·
Albumin penting untuk menjaga tekana osmotik darah
·
Globulim penting untuk membuat zat kebal
ALAT PEREDARAN DARAH
a.
Jantung
·
Jantung terletak di dalam rongga dada sebelah kiri
·
Jantung berukuran satu kepalan tangan,dan berongga
·
Rongga jantung manusia terbagi menjadi 4 bagian ,yaitu serambi
kanan,serambi kiri,bilik kanan dan bilik kiri
·
Jantung diselubungi oleh serabut ganda yang disebut perikardium
·
Dinding rongga jantung tersusun atas otot jantung
·
Otot jantung berkontraksi dengan cara pengembangan dan mengempis
·
Kecepatan denyut jantung tiap orang berbeda tergantung kondisi
setiap orang,misalnya usia,berat badan ,jenis kelamin,kesehatan dan aktivitas
seseorang
·
Tekanan darah pada saat bilik jantung mengembang disebut tekanan
diastol
·
Tekanan darah pada saat bilik jantunng mengempis disebut tekanan
sistol
·
Tekanand darah dapat diukur dengan tensi meter (sphigmomanometer)
·
Tekanan darah orang dewasa normal 120/80 mmHg (milimeter air raksa)
.Nilai 120 menunjukkan tekanan sistol sedangkan 80 menunjukkan tekanan diastol
·
Pembuluh darah yang menuju atau keluar jantung adalah :
1.
Vena cava ,yang mengalirkan darah dari sleuruh tubuh, bermuara dari
serambi kanan.
2.
Arteri pulmonalis,yang mengalirkan darah dari bilik kanan menuju ke
paru” ,darahnya banyak mengandung CO2 .
3.
Vena pulmonalis,yang mengalirkan darah dari paru” menuju ke serambi
kiri,darahnya banyak mengandung O2 .
4.
Aorta ,yang mengalirkan darah dari bilik kiri menuju keseluruh
tubuh.
5.
Arteri koronaria,yaitu pembuluh darah dari bilik menuju ke seluruh
jantung.
b.
Pembuluh darah
·
Pembuluh darah dibedakan menjadi 2 yaitu nadi(arteri) dan pembuluh balik(vena)
·
Arteri dan vena dihubungkan oleh pembuluh kapiler.
·
Tekanan darah merupakan tanda kekuatan jantung memompa darah dan
tanda kesehatan seseorang
a)
Pembuluh nadi(arteri)
·
Arteri adalah pembuluh yang membawa darah keluar dari jantung
·
Arteri menyalurkan darah yang mengandung banyak oksigen
·
Arteri terletak agak kedalam tesembunyi dari permukaan tubuh
·
Arteri memiliki dinding pembuluh yang kuat dan elastis
·
Arteri yang keluar dari bilik kiri jantungn disebut aorta
·
Aorta
mengalirkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh
·
Aorta memiliki satu katup dekat jantung yang berfungsi
menjaga agar darah tidak mengalir kembali kejantung
·
Arteri yang keluar dari bilik kanan menuju ke paru paru
disebut arteri pulmonalis
·
Arteri pulmonalis mmebawa darah yang kaya dengan CO2
·
CO2 dilepaskan
oleh darah diparu paru dan O2 ditangkap oleh hemoglobin
*catatan :
Fungsi katup adalah untuk menjaga agar itu
Jenis-jenisnya yaitu:
1.bikuspidalis :membatasi serambi kiri dan bilik kiri
2.trikuspidalis:membatasi serambi kanan dan bilik kanan
b)
Pembuluh balik (vena
·
Vena adalah pembuluh yang membawa darah menuju ke jantung
·
Vena terletak di dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru
biruan
·
Vena memiliki dinding pembuluh tipis dan tidak elastis
·
Pembuluh vena mempunyai katup sepanjang pembuluh yang
berfungsi agar darahh tetap mengalir satu arah menuju jantung.
·
Dari seluruh tubuh ,semua vena bermuara menjadi satu
pembuluh darah besar yang disebut vena cave
·
Vena cave mengalirkan darah yang kaya CO2 dari
tubuh masuk kedalam jantung melalui serambi kanan
·
Sedangkan vena pulmonalis mengalirkan darah dari paru
paru menuju keserambi kiri yang darahnya banyak mengandung O2
c)
Pembuluh kapiler
·
Tersusun atas satu sel endotelium yang sangat tipis dan
berfungsi sebagai pertukaran zat
·
Jumlah pembuluh kapiler sangat banyak dan jumlah luas
permukaannya mancapai 600 m2
·
Pembuluh kapiler berhubungan langsung dengan sel sel
tubuh dan jaringan untuk menyalurkan O2 dan zat zat makanan.selanjutnya CO2 ,air,dan
sisa sisa pembakaran diambil untuk diangkat ke paru paru dan alat pengeluaran
lainnya.
PERBEDAAN PEMBULUH ARTERI DENGAN PEMBULUH VENA
|
NO.
|
PERBEDAAN
|
ARTERI
|
VENA
|
|
1.
|
Dinding
|
Tebal ,elastis
|
Tipis dan kurang elastis
|
|
2.
|
Arah aliran
|
Meninggalkan jantung
|
Menuju jantung
|
|
3.
|
tekanan
|
Kuat ,bila terpotong darah memancar
|
Lemah ,bila terpootng darah hanya menetes
|
|
4.
|
Darah yang mengalir
|
Banyak mengandung O2 kecuali arteri dari jantung menuju paru paru (arteri
pulmonas)
|
Banyak mengandung CO2 kecuali vena dari paru paru
menuju ke jantung(vena pulmonalis)
|
|
6
7.
|
Letak
Katup
|
Lebih ke dalam
Hanya satu pangkal arteri
|
Dekat dengan permukaan tubuh
Banyak ,dapat ditemukan di sepanjang vena.
|
GOLONGAN DARAH
·
Golongan darah dapat digolongkan menjadi golongan darah
A,B,AB, dan O (nol)
·
orang yang memberikan darah disebut donor
·
orang yang menerima darah disebut resipien
·
darah yang menggumpal karena adanya zat yang digumpalkan
(aglutinogen) dan zat yang menggumpalkan (aglutinin)
·
aglutinogen adalah zat protein darah yang dapat
digumpalkan oleh aglutinin
·
ada dua macam aglutinogen ,yaitu aglutinogen A dan
aglutinogen B
·
aglutinin adalah zat protein darah yang dapat
menggumpalkan aglutinogen
·
ada dua macam aglutinin yaitu aglutinin A (anti zat A)
dan aglutinin B (anti zat B)
·
aglutinogen A dapat digumpalkan aglutinin a (anti A)
·
aglutinogen B dapat digumpalkan aglutinin b (anti B )
·
golongan darah A mengandung zat aglutinin b
·
golongan darah B mengandung zat aglutinogen B dan
aglutinin a
·
golongan darah AB mengandung zat aglutinogen A dan B ,dan
tidak memiliki aglutinin
·
golongan darah O tidak mengandung zat aglutinogen A dan B
,tetapi memiliki aglutinin a dan b.
|
No.
|
Golongan darah
|
aglutinogen
|
Aglutinin
|
|
1.
|
A
|
A
|
Anti B
|
|
2.
|
B
|
B
|
Anti A
|
|
3.
|
AB
|
A dan B
|
-
|
|
4.
|
O
|
-
|
Anti A dan anti B
|
Ali melakukan cet darah ,apa kah golongan darah ali ?
Jika ,
|
II
|
|
I
|
Serum B III
Peny :
Golongan darahnya adalah golongan darah A karena memiliki
anti B sehingga menimbulkan penggumpalan
.
SISTEM PEREDARAN GETAH BENING (LIMFA)
·
sistem peredaran getah bening terdiri dari cairan limfa,pembuluuh
limfa dan kelenjar limfa (simpul limfa) .
·
sistem peredararan limfa berperan dalam peredaran lemak
dan pemberantasan penyakit
·
selama darah beredar dalam kapiler ,terdapat cairan darah
,cairan tersebut mengisi ruang ruang antar sel dan disebut cairan jaringan
·
peredaran getah bening bertugas untk mengembalikan cairan
jaringan kedalam kapiler darah
·
cairan jaringan yang telah berada di dalam pembuluh limfa
dinamakan menjadi cairan limfa(getah bening)
·
cairan limfa mengandung leukosit dan lemak
·
lemak yang diserap oleh usus tidak diangkat melalui
pembuluh darah ,melainkan oleh pembuluh limfa
·
pembuluh limfa di usus disebut pembuluh kil.
PEMBULUH LIMFA
·
struktur pembuluh limfa mirip dengan vena kecil ,tetapi
memiliki banyak katup sehingga pembuluh limfa tampak seperti rangkaian merjan
·
pembululuh limfa terletak di sela sela otot dan mempunyai
cabang halus yang bagian ujungnya terbuka.malalui yang terbuka melalui yang
terbuka inilah cairan jaringan masuk ke dalam pembuluh limfa
·
pembuluh limfa dibedakan menjadi 2 macam yaitu pembuluh
limfa kanan dan pembuluh limfa kiri
·
disepanjang pembuluh limfa terdapat beberapa kelenjar
limfa ,terutama pada pangkal paha,ketial dan leher
·
ketika tubuh terkena infeksi ,kelenjar limfa akan
membengkak
·
fungsi kelenjar limfa untuk menghasilkan leukosit dan
menjaga agar tidak terjadi pengalaran infeksi lebih lanjut.
Di dalam tubuh juga terdapat alat tubuh yang
fungsinya sama dengan kelenjar limfa yaitu:
1. limpa ialah sebuah kelenjar yang berwarna ungu
tua dan terletak di sebelah belakang lambung.Limpa berfungsi untuk :
·
tempat pembentukan leukosit dan anti bodi ;
·
tempat cadangan sel darah .jika ada bagian tubuh yang
kekurangan darah ,maka limpa akan mengeluarkan cadangannya;
·
tempat pembongkaran eritrosit yang sudah mati
2. tonsil dan amandel
·
tonsil terletak di bagian kiri dan kanan pangkal
tenggorokan
·
tonsil berupa kelenjar limfa yang dikenal dengan amandel
·
kelenjar pada amandel banyak mengandung limfosit
·
selain itu tonsil juga ada di rongga hidung yang disebut
polip(polip hiduung)
·
amandel dan polip bekerja sebagai garis depan pertahanan
tubuh dari infeksi yang dapat tersebar dari hidung ,mulut dan tenggorokan
KELAINAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH
Sistem peredaran darah termasuk bagian tubuh yang
sering mengalami kerusakan, kegagalan fungsi, dan kelainan lainnya.Berikut
inicontoh-contoh kelainan sistem peredaran darah pada manusia
1. Leukemia
Leukemia ditandaidengan meningkatnya jumlah leukosit secara tajam,mencapai1
juta per mm darah atau lebih.Keadaan inisangat berbahaya
karena sel-sel pada sumsum tulang yang menghasilkan eritrosit digantikan oleh leukosit sehingga menghambat pembentukan eritrosit.Untuk mengatasi leukemia, selain pemberian obat-obatan, pasien diberitransfusidarah atau dilakukan transplantasisumsum tulang belakang.
karena sel-sel pada sumsum tulang yang menghasilkan eritrosit digantikan oleh leukosit sehingga menghambat pembentukan eritrosit.Untuk mengatasi leukemia, selain pemberian obat-obatan, pasien diberitransfusidarah atau dilakukan transplantasisumsum tulang belakang.
2. Hemofili
Hemofiliadalah kelainan yang bersifat genetis.Penderita tidak mampu melakukan proses pembekuan darah pada saat luka atau pembuluh darahnya pecah, atau proses pembekuannya sangat lama sehingga darah terus mengalir.
Hal ini terjadi karena tubuh tidak memiliki faktor pembeku darah, seperti AHG (AntiHemophilic Globulin) atau PTC (Plasma Thromboplastin Component).Hemofili dapat diatasi dengan cara transfusidarah selama penderita mengalami pendarahan
3. Anemia
Anemia adalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah.Hal ini akan menggangu lancarnya pengangkutan oksigen.Anemia disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:
a. kehilangan banyak darah, misalnya karena pendarahan hebat, luka bakar, infeksi cacing tambang;
b. gangguan pembentukan darah, misalnya karena kekurangan vitamin dan zat-zat makanan tertentu;
c. ada gangguan dan kerusakan pada sumsum tulang sehingga pembentukan sel darah merah (eritrosit) terhambat;
d. penghancuran sel-sel darah merah yang terlalu cepat dan banyak, misalnya karena penyakit malaria. Untuk mengatasi anemia maka dilakukan transfusi darah.
4. Varises
Varises adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena).Dapat terjadidi bagian bawah kakidan disekitar lutut.Varises disekitar dubur disebut
hemoroid.Hal ini terjadi karena katup-katup pada pembuluh balik tidak dapat menutup dengan sempurna dan lemahnya dinding pembuluh darah
Varises adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena).Dapat terjadidi bagian bawah kakidan disekitar lutut.Varises disekitar dubur disebut
hemoroid.Hal ini terjadi karena katup-katup pada pembuluh balik tidak dapat menutup dengan sempurna dan lemahnya dinding pembuluh darah
5. Thalasemia
Thalasemia merupakan penyakit hereditas yang dikendalikan gen dominan, bersifat subletal.Bentuk sel darah tidak normal (berbentuk agregat)
sehingga afinitas terhadap oksigen rendah.Penderita Thalasemia tidak mampu menyintesis rantai polipeptida alfa (α) dan rantai polipeptida
beta (β) yang cukup.Rantai polipeptida dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin.
Thalasemia merupakan penyakit hereditas yang dikendalikan gen dominan, bersifat subletal.Bentuk sel darah tidak normal (berbentuk agregat)
sehingga afinitas terhadap oksigen rendah.Penderita Thalasemia tidak mampu menyintesis rantai polipeptida alfa (α) dan rantai polipeptida
beta (β) yang cukup.Rantai polipeptida dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin.
6. Aterosklerosis
Aterosklerosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh pengerasan pembuluh darah akibat endapan lemak yang menyebabkan pembuluh darah
tidak elastis.
7. Kolesterol
Jumlah kolesterol normal > 200 mg%, jumlah kalestrol dalam darah meninggi jika makan makanan yang mengandung lemak, produksi kolestrol tubuh meningkat, pembuangan kolestrol diusus berkurang.Koresterol tinggi dapat menyebabkan jantung koroner, stroke, batu empedu, pembesaran hati dan ganguan ginjal.
8. Diabetes Mellitus
Seseorang dikatakan kencing manis jika kadar gula darah puasa > 120mg % dan sesudah makan > 140 mg%.
9. Stroke
Stroke merupakan ketidakstabilan denyut jantung secara mendadak. Dengan cepat kontraksi jantung pada saat sistol meningkat tajam sehingga tekanan darah meningkat drastis.Pembuluh-pembuluh kapiler diotak dan organ-organ tubuh lainnya pecah akibat tekanan yang kuat.Sel-sel otak tergenang oleh darah sehingga fungsiotak hilang.Stroke terjadi karena otot jantung kekurangan protein khusus untuk kontraksiotot normal.Zat ini disebut tPA (tissue Plasminogen Activator). Kinimelaluibioteknologidapat diproduksitPA secara pabrikan, dikemas seperti obat biasa untuk mengurangi jumlah penderita stroke yang mematikan itu.Gen pembentuk tPA dapat diisolasi, disisipkan ke dalam susunan benang DNA pada sapiatau kambing.Dengan demikian, tPA akan diproduksi bersama keluarnya air susu pada sapi dan kambing.Kedua hewan tersebut dinamakan hewan transgenik
10. Jantung Koroner
Jantung koroner disebut juga infark miokard.Jantung koroner merupakan penyempitan atau penyumbatan pada arteri jantung (arterikoronaria), menyebabkan kerja otot jantung akan terganggu atau bahkan terhenti.Jantung koroner dapat menyebabkan kematian mendadak.Jantung koroner dapat diatasi dengan memasukkan “cincin”pada pembuluh arteri sehingga aliran darah ke otot jantung lancar kembali.
11. Lemah Jantung
Kemampuan jantung berdenyut dipicu oleh suatu jaringan tertentu yang disebut Nodus Sinortrial (nodus S – A).Nodus S – A terletak pada dinding atas serambikanan jantung.Jika Nodus S – A rusak, jantung berhenti berdenyut, atau denyutnya lemah sehingga tidak mampu memompa darah secara optimal.Lemah jantung dapat diatasidengan cangkok alat pacu jantung buatan.
Jantung koroner disebut juga infark miokard.Jantung koroner merupakan penyempitan atau penyumbatan pada arteri jantung (arterikoronaria), menyebabkan kerja otot jantung akan terganggu atau bahkan terhenti.Jantung koroner dapat menyebabkan kematian mendadak.Jantung koroner dapat diatasi dengan memasukkan “cincin”pada pembuluh arteri sehingga aliran darah ke otot jantung lancar kembali.
11. Lemah Jantung
Kemampuan jantung berdenyut dipicu oleh suatu jaringan tertentu yang disebut Nodus Sinortrial (nodus S – A).Nodus S – A terletak pada dinding atas serambikanan jantung.Jika Nodus S – A rusak, jantung berhenti berdenyut, atau denyutnya lemah sehingga tidak mampu memompa darah secara optimal.Lemah jantung dapat diatasidengan cangkok alat pacu jantung buatan.
12. Hipertensi dan Hipotensi
Hipertensi(tekanan darah tinggi) dan hipotensi(tekanan darah rendah) merupakan kelainan pada tekanan darah.Hal inidisebabkan oleh kekentalan darah diatas normal atau dibawah normal.Kekentalan darah dipengaruhi oleh kandungan garam dan gula dalam darah.Jika darah terlalu kental, alirannya lambat sehingga jantung harus memompa lebih kuat.Oleh karena itu, terjaditekanan darah tinggi.Keadaan inidapat diperbaikidengan cara mengurangiasupan garam dan gula ke dalam tubuh.
Hipertensi(tekanan darah tinggi) dan hipotensi(tekanan darah rendah) merupakan kelainan pada tekanan darah.Hal inidisebabkan oleh kekentalan darah diatas normal atau dibawah normal.Kekentalan darah dipengaruhi oleh kandungan garam dan gula dalam darah.Jika darah terlalu kental, alirannya lambat sehingga jantung harus memompa lebih kuat.Oleh karena itu, terjaditekanan darah tinggi.Keadaan inidapat diperbaikidengan cara mengurangiasupan garam dan gula ke dalam tubuh.
TEKNOLOGI YANG TERKAIT DENGAN SISTEM PEREDARAN
DARAH
1. golongan darah dan pengujian keturunan
2. operasi jantung dan pembuluh darah
3. transplantasi jantung
4. jantung buatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar